LSM AMUNISI LAMPUNG SOROTI DIDUGA CACAT MUTU PEKERJAAN IRIGASI DI PESAWARAN
PESAWARAN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amunisi Provinsi Lampung menyoroti dugaan cacat mutu dalam pengerjaan saluran irigasi di daerah irigasi (D.I.) Way Oro Oro, Desa Pesawaran Indah, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran. LSM tersebut mendesak agar pekerjaan yang diduga bermasalah itu dibongkar ulang.
Koordinator LSM Amunisi Provinsi Lampung, Faqih Sanjaya P.,gA., menyatakan bahwa pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian spesifikasi di lokasi proyek. "Kami menduga bahwa pekerjaan tersebut disinyalir cacat mutu. Pasalnya, di lokasi pengerjaan ditemukan pemasangan irigasi banyak menggunakan batu belah, yang tidak sesuai dengan standar," ujar Faqih dalam keterangannya, Saptu (20/12/2025).
Berdasarkan penelusuran LSM, proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Provinsi Lampung. Pelaksana pekerjaannya adalah PT. Brantas Abipraya, yang diduga kemudian disubkontrakkan kepada pihak lain.
"Berdasarkan narasumber yang kami temui, pelaksanaan pekerjaan tersebut salah satunya bagian milik PT. Brantas Abipraya, pekerjaan milik BBWS Mesuji Sekampung, dan diduga dilaksanakan oleh subkontraktor," jelas Faqih.
Menanggapi temuan ini, LSM Amunisi memberikan ultimatum tegas. "Kami mendesak agar pelaksanaan proyek tersebut dibongkar ulang. Secepatnya kami akan bersurat, baik ke pihak perusahaan ataupun BBWS Mesuji Sekampung, untuk merespon segera dalam waktu 3x24 jam," tegasnya.
Faqih menegaskan bahwa jika tidak ada jawaban atau tindakan perbaikan dalam waktu yang ditentukan, pihaknya akan melakukan eskalasi. "Bila mana tidak ada jawaban, kami akan gelar unjuk rasa dan pelaporan ke pihak-pihak yang berwenang," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari PT. Brantas Abipraya maupun BBWS Mesuji Sekampung terkait temuan dan tuntutan dari LSM Amunisi Lampung tersebut. Proyek irigasi ini diharapkan dapat mendukung sektor pertanian di wilayah setempat, sehingga mutu pengerjaannya menjadi perhatian publik.
(Hayat)









Post a Comment