Menyambut Buka Puasa Dengan Berburu Takjil Di Pasar Pagelaran
PRINGSEWU — Ramadan menjadi momen yang ditunggu masyarakat,pagelaran dan sekitarnya, salah satu cara menyambut Ramadan adalah dengan menggelar pasar takjil (menunggu berbuka puasa). Warga menjual aneka kuliner menu berbuka puasa.
Salah satu pasar menunggu Buka,yang ramai berlokasi di pasar pagelaran kabupaten pringsewu. Di hari kedua puasa Ramadan, pasar kuliner tersebut ramai dikunjungi masyarakat yang ngabuburit.
Mereka "berburu" aneka kudapan, untuk berbuka puasa aneka, seperti minuman segar, Es campur,kolak,bermacam kueh, gorengan, hingga makanan berat seperti nasi dan sayur, dan lauk.
"Salah satu spot berbuka. Kita membatalkan puasa sambil ngabuburit bersama keluarga atau teman,"ucap Dela yang saat itu datang ramai-ramai bersama teman temanya.
Tokoh masyarakat pekon pagelaran menjelaskan, berharap pemkab terus mendorong dan memfasilitasi pelaksanaan pasar takjil Ramadan di seluruh wilayah kabupaten pringsewu
"Pastinya dengan adanya pasar takjil ini ribuan warga dan UMKM terlibat. Momentum ini kita manfaatkan untuk menumbuhkan dan menggerakkan ekonomi rakyat,” kata tokoh masyarakat, saat membeli aneka macam makanan dan minuman, di Pasar Takjil Ramadhan “Ngerandu Buko”, di Pasar pagelaran, jum'at (20/02/2026).
Ada sekitar 120 pedagang yang berjualan di pasar pagelaran Mereka berjualan dari sore hingga malam hari. Tidak hanya dikunjungi oleh warga setempat, sejumlah masyarakat dari kabupaten Tanggamus juga tampak berbelanja di pasar Takjil pagelaran. Mereka mengaku sangat menikmati suasana pasar kuliner ini.
“Pasar Ramadan ini sangat menarik. Saya tidak menyangka seramai ini perayaan Ramadan di tahun ini Sangat berbeda sekali, ucap warga dari tanggamus.
Tokoh masyarakat berpesan agar pelaksanaan pasar takjil dikoordinasikan dengan baik, terutama masalah sampah. Ia menyarankan kepada pembeli maupun pedagang agar membawa kantong dari rumah untuk mengurangi sampah plastik.
“Sampah, terutama material plastik, adalah masalah besar bangsa ini. Program membawa tas belanja sendiri adalah upaya kita melaksanakan komitmen pringsewu, ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), guna mendukung kebijakan Presiden untuk penanganan sampah dan penataan lingkungan.
“Selain itu, untuk menjaga higienitas,dan kesehatan makanan yang dijual,tokoh masyarakat berharap dari Dinas terkait untuk rutin berkeliling untuk mengecek apakah makanan yang dijajakan layak dikonsumsi,” tutupnya.
--HYT--








Post a Comment