Kantor Kecamatan Jadi Saksi Sejarah, 21 Warga Desa Durian Diperiksa Kejari Pesawara
Pesawaran Lampung, Viral petang Net:Kantor Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi lokasi pemeriksaan puluhan saksi dalam perkara dugaan korupsi dana desa. Sebanyak 21 warga Desa Durian menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran, Selasa (5/5/2026).
Para saksi yang diperiksa terdiri dari perangkat desa serta warga setempat. Mereka dimintai keterangan guna membantu penyidik mengungkap dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa yang tengah ditangani Kejari Pesawaran.
Sebelum menjalani pemeriksaan, seluruh saksi terlebih dahulu diambil sumpahnya dengan menggunakan Al-Qur’an. Proses ini dilakukan untuk memastikan keterangan yang diberikan sesuai dengan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Baca Sebelumnya: https://patraindonesia.com/kasus-desa-durian-melebar-rekrutmen-bermasalah-hingga-bumdes/
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari tahapan penyidikan yang saat ini masih terus berjalan, yang dilakukan oleh tim Kejari Pesawaran bersama tim Inspektorat. Kedua tim bersinergi dalam mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna memperjelas konstruksi perkara dugaan korupsi dana Desa Durian.
Di lokasi yang sama, Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP) Safrudin Tanjung, turut hadir memberikan dukungan sekaligus mengawal jalannya proses hukum. Mereka menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan transparan.
“Ini proses terakhir, jangan sampai hanya proses pengembalian, apabila melanggar hukum harus diproses,” ujar Tanjung.
“Kejari belum bersedia memberikan tanggapan karena masih dalam penyelidikan, namun kami kawal sampai akhir dan mudah mudahan ini terakhir untuk ada yang akan ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Tanjung.
Sementara itu, Junaidi dalam keterangannya menyampaikan bahwa meski proses pelaporan telah berjalan hampir satu tahun, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ia menegaskan sejak awal telah mengingatkan bahwa proses hukum membutuhkan waktu panjang, sehingga masyarakat diharapkan tidak khawatir terhadap jalannya penanganan perkara tersebut.
“Meski sudah hampir satu tahun, masyarakat tetap antusias. Saya sudah sampaikan bahwa proses pelaporan ini memang panjang, jadi tidak perlu ada kekhawatiran dengan proses yang sedang berjalan,” ujarnya.
Di sisi lain, salah satu perangkat desa yang turut diperiksa sebagai saksi mengaku pasrah dengan proses yang dihadapinya. Ia mengungkapkan telah tiga kali memenuhi panggilan pemeriksaan dan berharap perkara ini segera menemukan kejelasan.
“Saya capek mas, semoga segera cepat selesai,”ungkapnya singkat.
Hingga saat ini, pihak Kejari Pesawaran belum memberikan keterangan resmi terkait siapa saja yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus tersebut. Namun, proses pemeriksaan saksi dipastikan akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di tingkat desa,
Pesawaran 05/05/2026 viral petang Net,
(Rumli & team)








Post a Comment