Pembangunan Lapen Tiyuh Tri Tunggal Jaya Th2025 rusak parah, Inspektorat Panggil Kepala Tiyuh
Tulang bawang barat, (Viralpetang.net)
Inspektorat kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) dengan dengan tegas akan panggil Sumino, Kepala Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Gunung agung, Kabupaten Setempat terkait hasil pembangunan/peningkatan jalan Lapen tahun 2025 yang kini sudah mulai hancur dan aspal mulai mengelupas di beberapa bagian padahal baru rampung dikerjakan.
Dikatakan Muslim, Irbansus V pada inspektorat Tubaba mengatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan irban III selaku irban yang membidangi terkait hasil pemeriksaan penggunaan Dana Desa Th 2025 di Tiyuh Tri Tunggal Jaya.
"Nanti kita koordinasikan dengan irban III, dan untuk pekerjaan Lapen di Tiyuh Tri Tunggal Jaya itu, nanti kita periksa dan kita sesuaikan dengan RAB nya,"kata Muslim saat di jumpai awak media di kantor inspektorat Tubaba. Selasa (12/05/2026)
Bahkan dengan tegas Irbansus tersebut mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil kepala Tiyuh Tri Tunggal Jaya untuk dilakukan klarifikasi terkait hasil pembangunan jalan Lapen yang menelan anggaran 230 juta lebih itu.
"Dalam waktu dekat ini akan kita panggil untuk kita periksa dan dilakukan klarifikasi, untuk perkembangannya nanti kita kabari,"tegas Muslim.
Sebelumnya.
hasil pembangunan/peningkatan jalan Penetrasi Macadam (Lapen) Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025 diduga syarat penyimpangan dan dijadikan ajang untuk mencari keuntungan pribadi hingga menuai sorotan tajam dikalangan masyarakat. Senin (11/05/2026)
Pasalnya, hasil pekerjaan pembangunan jalan Lapen yang diperkirakan menelan anggaran DD sekira 230 juta rupiah lebih yang baru dirampungkan di akhir tahun 2025 tersebut itu sudah menunjukan kerusakan dibeberapa bagian dan parahnya kondisi saat ini terlihat aspal sudah mengelupas dan pecah-pecah serta berlubang di beberapa titik bagian.
Pemandangan tersebut tentunya menuai sorotan tajam dan menimbulkan asumsi bahwa proses pengerjaan jalan Lapen sepanjang 600 meter itu hanya dimanfaatkan oleh oknum kepala Tiyuh tri tunggal jaya, Kecamatan gunung agung, kabupaten Tubaba hanya untuk mencari keuntungan semata dan diduga melenceng jauh dari petunjuk teknis pengerjaan jalan Lapen.
Sayangnya saat awak media hendak konfirmasi terkait hasil pekerjaan Lapen di Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Sumino kepala Tiyuh setempat dan TPK dalam pekerjaan Lapen tersebut tidak berhasil dijumpai di balai tiyuhnya, bahkan parahnya lagi balai Tiyuh dalam keadaan terkunci rapat dan tidak ada satupun aparatur Tiyuh yang terlihat beraktifitas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat padahal mengingat hari Senin (11/05/2026) adalah hari kerja dan masih pukul 13:30 WIB. (Sul)








Post a Comment