Kekosongan Kepala Puskesmas Ambarawa dan Gading Rejo Berbulan-bulan, Kinerja Pemkab Pringsewu dan Dinkes Dikritik Tajam
PRINGSEWU – Masyarakat di Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Gading Rejo melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta Dinas Kesehatan. Hal ini menyusul fakta bahwa kedua puskesmas utama di wilayah tersebut sudah berbulan-bulan lamanya belum memiliki kepala UPT definitif, dan hingga kini masih dijabat PLT,Jum'at 3 Juli 2026.
Ketiadaan pimpinan yang menjabat secara tetap membuat operasional pelayanan berjalan kurang maksimal, pengawasan kerja terasa lemah, serta koordinasi antarbagian belum berjalan teratur sebagaimana mestinya. Arah kebijakan dan langkah perbaikan layanan pun menjadi terhambat.
Warga mempertanyakan alasan kenapa kekosongan jabatan ini bisa berlarut-larut. Berbagai hal yang menjadi sorotan antara lain proses birokrasi yang dinilai lamban dan berbelit, hingga isu penanganan yang belum menjadi prioritas utama dari pihak dinas terkait atau pimpinanan pemkab pringsewu.
Padahal aturan membatasi masa jabatan sementara maksimal enam bulan, namun kenyataannya puskesmas ambarawa, kondisi ini sudah berlangsung jauh melampaui batas wajar. Warga menilai hal ini menunjukkan kurangnya keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin kelancaran pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Masyarakat berharap Pemkab Pringsewu dan Dinas Kesehatan segera menuntaskan proses pengisian jabatan kepala puskesmas secara transparan dan cepat. Dengan demikian, kedua puskesmas dapat segera dipimpin secara penuh, sehingga pelayanan kesehatan bagi seluruh warga dapat berjalan lebih baik, teratur, dan terjamin keberlangsungannya.
(RED)








Post a Comment