Ditengah Besarnya Anggaran Pembangunan Jembatan Way Tulung Balak, Diduga Ada Tindakan Pencurian Arus Listrik
---Tulang bawang barat(viralpetang.net),Ditengah besarnya anggaran pembangunan jembatan way Tulung balak yang terletak di Tiyuh (desa) Penumangan, Kecamatan Tulang bawang Tengah, Kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) Lampung milik Dinas Bina marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung tahun 2026 disinyalir terdapat tindakan melawan hukum.
Diketahui pengerjaan proyek pembangunan jembatan way Tulung balak tersebut di kerjakan oleh CV. Dwi Cendikia sebagai perusahaan Kontraktor dan CV. Remaja Arti Kreasi sebagai perusahaan Konsultan pengawas dengan pagu anggaran sekira 5.471.000.000 (lima milyar empat ratus tujuh puluh satu juta rupiah), namum sayangnya berdasarkan warga sekitar terlihat adanya tindakan melawan hukum dengan mencuri atau menggunakan arus listrik secara ilegal.
Hal tersebut disampaikan warga sekitar saat meninjau ke lokasi proyek pembangunan jembatan way Tulung balak.
"Saya lihat menggunakan arus listrik secara ilegal, soalnya mereka nyambung langsung ke kabel PLN,"ungkap warga yang enggan namanya di publikasikan. Minggu (1/11/2026)
Dirinya merasa terheran-heran jika benar perusahaan kontraktor tersebut melakukan pencurian arus listrik atau menggunakan listrik secara ilegal, mengingat besarnya anggaran pembangunan tersebut.
"Selain tindakan tersebut sebagai tindakan melawan hukum, dan kami rasa aneh saja dengan anggaran yang mencapai miliyaran seperti itu justru di cederai dengan tindakan semacam itu,"cetusnya
Untuk itu pihaknya berharap agar pihak-pihak terkait dapat melakukan tindakan dan benar-benar melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang menyerap anggaran miliyaran rupiah tersebut.
"Itu kan sudah ada perusahaan Konsultan pengawas tapi kenapa hal ini masih terjadi, kami harap pihak-pihak terkait dapat meninjau dan memberikan pengawasan terhadap pembangunan jembatan tersebut, jangan sampai tindakan pencurian arus listrik tersebut mengganggu pasokan aliran listrik yang mengarah ke Tiyuh penumangan lalu merugikan masyarakat luas.
Sayangnya hingga berita ini di publikasikan pihak kontraktor dan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Lampung belum berhasil di jumpai guna konfirmasi lebih lanjut.








Post a Comment