Realisasi ADD Pekon Taman Sari Tahun 2025 Kecamatan Pugung Syarat Penyimpangan : Jembatan Mangkrak Dana Bumdes Ratusan Juta Tidak Jelas
TANGGAMUS -- Beberapa item Pembangunan fisik pekon Taman Sari kecamatan Pugung kabupaten Tanggamus, anggaran tahun 2025 ada yang magkrak dan Di Mark'up Diduga menjadi tempat korupsi Kepala Pekon, dan kini menjadi sorotan tajam Publik,Minggu, 8/2/25.
Pasal nya awak media ini mengcroscek langsung, serta mencari informasi dari warga stempat dan kepala Dusun (KADUS) mereka mengatakan,
"Pembangunan jembatan itu tahun 2025 kemarin belum lama, kalau anaggaran nya kurang tahu, namun yang pasti, seperti yang di terlihat, kalau jembatan nya belum bisa di lewati, berarti belum jadi 100%,, "ucap seoarang warga, dusun way manak.
Setelah selesai konfirmasi dengan seorang warga awak media langsung ke dusun cihandak untuk mengali kegiatan realisasi ADD terkait pemeliharan jamban umum dan bertemu dengan kadusnya langsung.
Saat di konfirmasi Kadus cihandak pekon Taman Sari mengatakan, "kami setiap Rt dapat bantuan jamban atau MCK, ada yang 3 setiap Rt, ada yang 4, ada pula 5 pak, kalau di hitung, perkiraan yang dapat di pekon Taman Sari 60 KK Kepala keluarga, tapi kami hanya di berikan bahan matreial saja dari Kepala Pekon, 1 kloset, 2 Sak semen, pasir 5 angklong, paralon 1, besi pembuang angin wc 1, bata 150an, jadi yang ngerjain kami sendiri, "Ucap kepala dusun.Setelah selesai konpirmasi dengan kepala dusun cihandak, awak media beralih ke dusun sinar baru pekon taman sari, untuk konpirmasi terkait dana bumdes tahun 2025.
Sedangkan untuk anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) awak media ini mendatangi rumah nya Ketua Bumdes yang bernama siswanto, namun hanya bertemu dengan anak nya, yang sempat menyampaikan kalau BUMDES itu di bidang perkebunan jagung seluas 2 Hektar, 2025 panen sekali, awal tahun ini baru ditanam lagi, "paparnya
Meneruskan keterangan anak ketua BUMDES Taman Sari, awak media ini pun mencoba mengkonfirmasi dengan Ketua Bumdes yang memberikan keterangan plin plan melalui via tlp, siswanto mengatakan,,
"Betul pak, BUMDES pekon Taman Sari tahun 2025 di berikan anggaran senilai, Rp. 212, 000,000.- itu kami kelola dengan menanam jagung seluas 2 hektar yang sewa tanah 2x panen, dan sudah 3x di periksa pihak PMD serta Inspektorat Tanggamus, langsung turun lokasi, sedangkan anggaran itu hanya terpakai Rp. 106,000,000.- jadi masih sisa anggaran Rp. 105,000,000.- "ucap siwanto selaku Ketua BUMDES.
Awak media ini menanyakan, di kemana kan sisa anggaran itu,, Namun siswanto Ketua Bumdes Plin Plin memjawabnya,, "Sisa anggaran Bumdes kami simpan cash, bukan di rekening Bank, , Sisa anggaran itu kami titipkan kepada agen tabung gas, untuk jual beli tabung gas,, setelah itu awak media ini menanyakan nama agen tabung gas itu apa, dan alamat nya dimana,, lalu siswanto Ketua Bumdes, memgatakan lagi, Dana sisa yang masih tersimpan, itu kami pegang cash, "tuturnya Ketua Bumdes
Anggaran Dana Desa Tahun 2025 Pekon Taman Sari Kecamatan Pugung Yang Diduga Mark'Up menjadi ajang korupsi Kepala Pekon Diantaranya :
Penyertaan Modal (BUMDES) senilai
Rp. 212.525.000.- anggaran nya tidak jelas dan patut dipertanyakan
Pemeliharaan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum Rp. 76.500.000.- Diduga kuat Mark'Up
Pemeliharaan Jembatan Milik Desa senilai Rp. 186.164.800.- Diduga Kuat Mark'Up dan pembangunan nya belum selesai
Peningkatan kapasitas perangkat Desa senilai Rp. 120,000,000.- Diduga kuat Mark'Up
Dengan ada nya keterangan dari warga, , Kadus, serta pengaku,an Ketua Bumdes yang Disinyalir memberikan jawaban berbeda beda, patut di pertanyakan serta dikroscek ulang kembali kepada Dinas PMD, serta Inspektorat Tanggamus
Apa bila di temukan tindak pidana , Supaya bisa di peroses pihak Aparat Penegak Hukum (APH) , sesuai aturan hukum yang berlaku.
--Redaksi--









Post a Comment