Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Selain Tahun 2025,Pembangun Jalan Lapen Di Tiyuh Margo Mulyo Tahun 2024 Juga Jadi Sorotan


 

Tulang bawang barat, (Viralpetang.net)-

Selain pembangunan jalan Lapen senilai 243 juta di Tiyuh Margo Mulya Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) tahun 2025 yang diduga Syarat Masalah hingga kurang Volume, kini pembangunan jalan Lapen yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2024 juga terindikasi adanya dikerjakan asal-asalan dan mulai menuai sorotan publik.


Pasalnya selain pembangunan jalan tahun 2025 itu yang kondisinya sudah rusak, hal terparah juga terjadi pada hasil pembangunan jalan Lapen Tiyuh Margo Mulya tahun 2024 yang saat ini kondisinya sudah rusak parah hingga menimbulkan adanya dugaan dikerjakan asal-asalan untuk mencari keuntungan pribadi.


Saat awak media mencoba menelusuri hasil pembangunan jalan Lapen tahun 2024 dan tahun 2025 di Tiyuh Margo Mulya tersebut terlihat dengan jelas bahwa kondisi jalan tersebut sudah rusak parah dan banyak bekas tambalan menggunakan semen. Tentunya hal itu mengindikasikan bahwa pembangunan jalan Lapen di Tiyuh Margo Mulya tersebut hanya dijadikan alasan untuk mencari keuntungan pribadi oleh kepala Tiyuh setempat.


Saat dijumpai ditiyuh tersebut, Agus selaku kepala Tiyuh Margo Mulya sempat menerangkan bahwa terkait hal itu dirinya tengah di panggil oleh inspektorat kabupaten Tulang bawang barat dan kejaksaan Negri Tulang bawang barat.


"Terkait jalan itu saya dapat surat panggilan dari kejaksaan, jadi tolong untuk rekan-rekan media stop lah pemberitaan yang jelek-jelak,"ungkap Agus.


Bahkan, mengenai hal itu, Agus sempat berbicara bahwa dirinya akan menghadap Wakil Bupati Tubaba, meskipun dirinya tidak menyebutkan apa maksud dan tujuannya menghadap Wakil Bupati Tubaba.


"Saya mau menghadap pak wakil Bupati dulu terkait hal ini,"singkatnya dihadapan awak media.


Sebelumnya......


Tulang bawang barat, (Viralpetang.net)-


Proyek pembangunan jalan Lapen milik pemerintah Tiyuh Margo Mulya Kecamatan Batu Putih, kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) senilai Rp243.375.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2025 disinyalir syarat bermasalah.


Bahkan, selain diduga syarat akal-akalan hasil pembangunan Lapen tersebut diduga kuat kekurangan volume panjang dan ketebalan. 

terpantau saat ini, kondisi jalan yang baru rampung dikerjakan beberapa bulan lalu itu  sudah menunjukan kerusakan parah di beberapa bagian. Kondisi tersebut tentunya memperkuat adanya dugaan bahwa proses pengerjaan yang tidak sesuai dan hanya dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok.


"Iya memang jalan ini baru selesai mas, tapi udah banyak yang rusak,"keluh warga sekitar saat berbincang dengan awak media disekitar lokasi. Senin (05/01/2026)


Fakta uniknya lagi pada proses pengerjaan Lapen sepanjang 600 meter yang menelan anggaran sebesar 243 juta Rupiah dari Dana Desa tahun 2025 tersebut, Agus Siswanto Kepala Tiyuh Margo Mulya seakan tidak memfungsikan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sebagaimana mestinya sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Bupati Tubaba Nomor 48 Tahun 2020 tentang pedoman dan tatacara pengadaan barang/jasa Tiyuh.


Hal tersebut diketahui dari pengakuan TPK Tiyuh Margo Mulya Kecamatan Batu Putih kabupaten Tubaba yang berhasil didokumentasikan oleh Tim awak media bahwa TPK tersebut difungsikan hanya untuk mengawasi dan  memfoto saat matrial tiba dilokasi lalu hasil foto tersebut dikirimkan kepada Agus Siswanto selaku kepala Tiyuh.


"Ya saya cuma di suruh memfoto saja saat matrial datang lalu saya kirim ke pak kepalo,"terangnya saat di konfirmasi awak media waktu lalu dilokasi balai Tiyuh Margo mulya


Bahkan TPK yang sekaligus di dampingi kaur perencanaan Tiyuh Margo Mulya tidak mengetahui tugas dan fungsi sebagai TPK terkait proses sebelum digelarnya pekerjaan pembangunan jalan Lapen tersebut.


"Perintah kepala Tiyuh ya saya hanya suruh ngawasin aja ketika matrial datang, sambil ngawasin yang kerja, selebihnya sudah urusan kepala tiyuhnya langsung,"bebernya kepada awak media.


Pengakuan tersebut tentunya semakin memperkuat adanya indikasi permasalahan dan syarat Akal-akalan dalam proses pengerjaan jalan Lapen senilai 243 juta itu, serta diduga kuat adanya penyalahgunaan wewenang kepala Tiyuh dalam proses pekerjaan peningkatan jalan (Lapen) di Tiyuh Margo Mulya, Kecamatan Batu Putih hingga menimbulkan asumsi bahwa kepala Tiyuh Margo Mulya bertindak diluar aturan yang sudah diamanatkan dalam Peraturan Bupati Tubaba terkait pedoman dan tatacara pengadaan barang/jasa Tiyuh. 


Terpisah, menanggapi hal itu, saat awak media meminta tanggapan ke kecamatan Batu Putih terkait hasil monitoring dan evaluasi (monev) di Tiyuh tersebut. Ricky, Camat batu putih dengan gamblang membenarkan bahwa memang terdapat temuan pada hasil pekerjaan di Tiyuh Margo Mulya.


"Kalau untuk hasil monev kemarin memang kita ada temuan, tapi hal itu sudah kita sampaikan teguran ke Tiyuh agar secepatnya dilakukan perbaikan. Namun kami mohon maaf tidak bisa menyampaikan secara rinci terkait temuan tersebut, silahkan rekan-rekan media berkoordinasi saja dengan inspektorat, mungkin itu lebih pas,"beber camat batu putih.


Kendati demikian, Ricky juga menegaskan bahwa pihaknya (kecamatan) tidak bisa mengintervensi terlalu dalam kepada kepala Tiyuh di kecamatan batu putih terkait penggunaan Dana Desa, menurutnya jika ada kesalahan dalam realisasi Dana Desa itu menjadi tanggung jawab mutlak kepala Tiyuh masing-masing.


"Kami ini sifatnya hanya pengawasan dan memberikan teguran, jika itu tidak di indahkan ya pertanggung jawabannya ada pada kepala Tiyuh itu sendiri, karena pihak kecamatan tidak bisa mengintervensi penggunaan DD terlalu jauh,"jelas Ricky

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

download aplikasi indospace.net

Download MerchantSpace, Dapatkan Lebih Banyak Pelanggan Dengan Memajang Item Produk Toko/Resto di Aplikas MerchantSpace, Instal sekarng Juga!