IWAPI Lampung Gelar Webinar Kesehatan di Bulan Ramadan 1447H, Bahas Pentingnya Deteksi Stroke dan Tumor Serta Tips Puasa Aman.
VIRALPETANG.NET
Bulan Ramadan merupakan periode ibadah yang dijalani oleh mayoritas masyarakat Indonesia, termasuk pasien dengan berbagai penyakit kronis. Puasa Ramadan memberikan tantangan tersendiri dalam praktik klinis karena adanya perubahan pola makan, waktu konsumsi obat, serta kondisi metabolik pasien.
Webinar yang di gelar oleh Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha (DPD IWAPI Provinsi Lampung, di pandu oleh moderator, Dr. Sri Suyati, SE., MM serta MC, Novi Syefriyanti, WN, M.Pd., MEd, mengangkat tema 'Pentingnya Deteksi Stroke dan Tumor, Tips Puasa Aman dengan narasumber para pakar dibidang kesehatan yaitu dr. Zam Zanariyah, Sp.N., M.Kes, dr. Ari Irawan, Sp.OG., MH.Kes., MARS dan dr. Juspeni Kartika, Sp.Pd melalui zoom, Sabtu (14/3).
Dalam paparannya, dr. Zam Zanariah, Sp.N., M.Kes, menyampaikan pentingnya mengenal dan deteksi dini stroke melalui ciri-ciri yang paling utama dan muncul tiba-tiba, meliputi wajah mencong/tidak simetris, lengan lemah atau mati rasa sebelah, bicara pelo atau sulit dimengerti.
"Metode pendeteksian cepat yang umum digunakan adalah 'SeGeRa Ke RS' singkatan dari Senyum, Gerak, BicaRa, Kebas, Rabun, Sempoyongan,"jelasnya.
Lebih lanjut wanita yang di dalam kepengurusan DPD IWAPI Provinsi Lampung menjabat sebagai WKU XII, bidang CSR, Kemitraan dan Sosial memberikan tips mencegah stroke dengan perilaku CERDIK.
"Kita bisa mencegah stroke dengan perilaku 'CERDIK' yaitu singkatan dari Cek kesehatan berkala, Enyahkan rokok, Rajin aktivitas, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan terakhir Kelola stres. Dan yang utama terapkan gaya hidup sehat ini secara konsisten, termasuk olahraga 30 menit sehari, batasi gula/garam, dan cek tekanan darah secara rutin,"lanjutnya.
Sesi selanjutnya disampaikan oleh dr. Juspeni Kartika, Sp.Pd membahas tentang Ramadan Sehat : Pendekatan Ilmiah Dokter Penyakit Dalam, Dalam Menjaga Kesehatan Saat Berpuasa.
"Secara medis, puasa yang dilakukan dengan benar dapat menurunkan risiko sindrom metabolik, memperbaiki profil lipid, dan menurunkan tekanan darah,"jelasnya.
Lanjutnya, dr. Juspeni menjelaskan ada 5 panduan ilmiah untuk tetap sehat saat berpuasa.
"Agar puasa kita tetap aman maka perlu diperhatikan yaitu Manajemen Cairan dan Elektrolit (Pencegahan Dehidrasi). Pendekatan Nutrisi (Sahur dan Berbuka). Aktivitas Fisik dan Metabolisme. Manajemen Penyakit Kronis (Diabetes/Jantung) dan yang terakhir Pola Tidur dan Stres,"paparnya.
Sesi terakhir Webinar IWAPI hari ini di sampaikan oleh dr. Ari Irawan, Sp.OG., MH.Kes., MARS yang membahas tentang masalah reproduksi wanita.
"Gangguan reproduksi wanita adalah kondisi medis yang memengaruhi organ reproduksi (uterus, ovarium, tuba falopi, vagina) dan kesuburan. Masalah umum meliputi PCOS, endometriosis, miom, infeksi menular seksual, kanker ginekologi, dan gangguan menstruasi. Gejalanya sering berupa nyeri panggul, haid tidak teratur, atau kesulitan hamil,"jelasnya.
Lebih lanjut dr. Ari menjelaskan tentang pentingnya pencegahan dan Penanganan Gangguan reproduksi wanita.
"Untuk menghindari gangguan reproduksi pada wanita maka kita harus menerapkan gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur, diet seimbang, menghindari merokok, dan rutin melakukan pemeriksaan ginekologi (seperti Pap Smear) sangat penting. Pemeriksaan seperti USG transvaginal atau histeroskopi sering digunakan untuk diagnosis. Jika mengalami gejala yang menetap, segera konsultasikan ke dokter kandungan,"lanjutnya
Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS, S.P., MM menyambut baik kegiatan Webinar ini.
"Kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Di tengah kesibukan kita mengelola bisnis dan organisasi, kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul secara virtual dalam keadaan sehat untuk membahas satu aset yang paling berharga, yaitu Kesehatan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu. Kehadiran ibu-ibu semua di sini menunjukkan bahwa perempuan pengusaha Indonesia bukan hanya tangguh berbisnis, tapi juga cerdas dalam menjaga kualitas hidup,"kata Bunda Reny, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, wanita yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School (GSIS) Bandarlampung menyanpaikan pentingnya kesehatan bagi pengusaha wanita yang berperan sebagai multi-tasker, sebagai nakhoda bagi bisnis yang di kelola, sekaligus tiang utama dalam keluarga yang sering kali dalam proses membesarkan usaha lupa memperhatikan diri sendiri.
"Kesehatan bukanlah segalanya, tapi tanpa kesehatan, segalanya bukanlah apa-apa. Di era digital yang serba cepat ini, tuntutan pekerjaan sering membuat kita kurang gerak, stres tinggi, hingga pola makan yang tidak teratur. Padahal, bisnis yang sehat dimulai dari pengusaha yang sehat. Tubuh yang bugar adalah modal utama untuk melahirkan inovasi dan keputusan-keputusan bisnis yang tajam. Melalui webinar hari ini, saya berharap, kita mendapatkan wawasan medis dan praktis mengenai
'Pentingnya Deteksi Stroke & Tumor, Tips Puasa Aman' untuk menerapkan gaya hidup sehat sebagai bagian dari strategi pertumbuhan bisnis kita,"harapnya.
Antusias peserta webinar IWAPI hari ini sangat tinggi, dibuktikan dengan jumlah yang tergabung dalam zoom hingga lebih dari 200 peserta. (rls/*)








Post a Comment