Header Ads

ViralPetang.Com : Menyajikan Berita yang AKURAT, TERPERCAYA dan BERIMBANG. Dengan berbagai kategori berita pilihan dan terkini.

Polisi MenemukanMayat Nelayan Tenggelam di Cukuh Balak Tanggamus

Lampung:Tanggamus:Waspadaindonesia.com:Polisi memberikan keterangan resmi melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanggamus atas temuan mayat seorang nelayan di perairan Pekon Way Rilau, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, pada Rabu 13 Maret 2025 pagi.


Kapolres Tanggamus, AKBP Rivanda, melalui Kasat Polairud AKP Hasbulloh, mengonfirmasi bahwa pihaknya bersama warga nelayan setempat telah mengevakuasi jenazah korban bernama Siarohman bin Mairudin (30), seorang nelayan asal Pekon Way Rilau.



“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB oleh dua saksi, Rustam (30) dan Liskhori (50), yang juga merupakan warga setempat,” kata AKP Hasbulloh dalam keterangan tertulis melalui Humas Polres Tanggamus.


AKP Hasbulloh menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, pada Selasa malam (11/3) sekitar pukul 19.00 WIB, korban pergi ke pantai untuk mencari ikan menggunakan jaring di perairan Way Rilau. Namun, keesokan paginya, korban ditemukan sudah terapung di tengah laut dalam kondisi tidak bernyawa.


Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan temuan ini ke Tagana Rescue Cukuh Balak, Polsek Cukuh Balak, dan Sat Polairud Polres Tanggamus.


“Tim gabungan langsung melakukan evakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Putihdoh untuk dilakukan visum,” jelasnya.



Kasat menyebut, dari hasil visum menunjukkan bahwa korban mengalami luka robek pada mata kiri, pendarahan aktif pada hidung, memar pada mata kanan, luka robek pada dagu dan luka robek pada mata kanan


“Menurut keterangan medis, korban meninggal akibat tenggelam dan mengalami benturan dengan batu karang. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya


AKP Hasbulloh mengimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.



“Kami mengingatkan agar para nelayan selalu memperhatikan faktor keselamatan, menggunakan alat pelindung diri yang layak, serta menghindari melaut saat cuaca ekstrem untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tandasnya.


Sebelumnya diberitakan, seorang nelayan asal Pekon Way Rilau, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, dikabarkan meninggal dunia akibat tenggelam di perairan setempat pada Rabu 12 Maret 2025. 


(HYT)

Tidak ada komentar

Tulis Komentar Anda yang Baik & Sopan

download aplikasi indospace.net

Download MerchantSpace, Dapatkan Lebih Banyak Pelanggan Dengan Memajang Item Produk Toko/Resto di Aplikas MerchantSpace, Instal sekarng Juga!