Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung
Hingga Masuk hari ke Tiga Jembatan Gantung Yang putus Di pekon Banjar Agung Ilir Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus Lampung belum mendapat penanganan Serius Dari Pemerintah kabupaten Tanggamus.
Bahkan kehadiran Pemkab Tanggamus kelokasi kemarin sehari setelah kejadian di nilai warga Hanya sekedar untuk mencari Pencitraan.
Hal ini di keluhkan Deden sebagai kadus di wilayah yang paling terdampak akibat nya putus nya Jembatan gantung ini.
Menurut keterangan Deden, pada kamis 12/02/26. kemarin Pihak PUPR Dan BPBD Tanggamus sudah Datang kelokasi, untuk meninjau keadaan jembatan.
Pada saat kunjungan pihak BPBD sudah menyatakan kesanggupan nya untuk melakuan perbaikan yang bersipat penanggulangan Darurat.
Buatin aja proposalnya pak, di Tujukan ke BPBD. Asal proposal masuk sore lambat nya besok bisa langsung kami lakukan perbaikan, yang penting proposal nya dibuat dan di sepengetahui kadus, Kepala pekon dan Camat.ucap Deden mengulang obrolan Ashar yang membidangi fungsional penata Penanggulangan bencana ahli muda BPBD Tanggamus
saat kunjungan kelokasi pada selasa kemarin.
Namun ucapan itu terkesan hanya angin segar untuk mencari pencitraan semata.
Pasal nya hingga masuk Hari ke Tiga pasca kejadian pihak Tanggamus yakni BPBD Dan PUPR, belum ada tindakan serius.
Pagi ini kami dapet inpo dari PUPR jika BPBD Tanggamus tidak bisa menangani.
BPBD beralasan karna itu bukan Bencana Alam melain kan kecelakaan.
Jujur kami selaku warga Terdampak sangat kecewa, sudah Hari ke empat dari pemkab Tanggamus Belum ada Tanda-tanda untuk melakukan Perbaikan.
Kekecewaan warga di perparah hingga kini pihak Kabupaten sama sekali tidak menunjuk kan rasa empati nya. Boro boro mau ngasih Bantuan atau Santuan ke warga yang tertimpa musibah, di jenguk juga nggak.keluh Deden mewakili warga nya.
Kalau BPBD tidak bisa menangani karna alasan itu bukan Bencana Alam. bukan nya dari awal sudah kita sampaikan semua kronologi kejadian ke pihak BPBD dan PUPR saat kunjungan kelokasi.
Saat ini kami butuh kepastian dari Pihak pemerintah, kalau memang benar tidak bisa di Tangani dengan alasan itu bukan bencana alam.
kami selaku masyarakat dan warga terdampak akan melakukan sendiri secara swadaya. mengingat jembatan ini satu-satu nya jalan pintas yang terdekat menuju jalan poros.
Kasian liat warga sudah berapa hari ini aktipitas terhenti, anak anak yang sekolah nya di luar wilayah nggak bisa sekolah, Bahkan SDN 2 banjar Agung ilir harus belajar secata Daring. karna akses jalan Terputus.Tegas Deden."
Kalau saja pihak Dari BPPD tidak meyakin kan kami bisa Menangani dalam Waktu Dekat. mungkin Jembatan ini sudah selesai kami perbaiki. Secara swadaya
Saat di konpirmasi Ashar yang membidangi fungsional penata Penanggulangan bencana ahli muda BPBD Tanggamus, Belum bisa memberikan kepastian terkait kapan jembatan gantung ini akan di Tangani dan di perbaiki.
Ya bang kita kemarin sudah melakukan peninjauan ke lokasi, cuma kita kan kerja ikut prosedur nya, proposal nya emng sudah masuk cuma kemarin saya nggak masuk, hari ini nanti akan kita koordinasikan ke kepala OPD, dan memastikan proposal nya saat ini sudah sampai dimeja siapa. Terang nya "
Di ketahui putus nya Jembatan gantung di Pekon Banjar Agung Ilir Terjadi Pada hari senin sore 09/02/26. Saat mobil Angukatan Desa (AngDes) yang membawa penumpang belasan orang ini melintas Di jembatan Gantung, Saat mobil hampir sampai di pengujung jembatan, Sling bawah penahan Jembatan sebelah kiri terputus seketika mobil beserta penumpang Terjun Bebas di dari ketinggian 15m ke dasar Sungai.
Beruntung Tidak ada korban jiwa dalam Insiden ini,








Post a Comment